Abdul Mu’ti :  “Hal-Hal Krusial Yang Harus Diantisipasi Panitia Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48”

0
34
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr H Abdul Mu'ti, M.Ed,

CIREBONMU.COM, SURAKARTA – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr H Abdul Mu’ti, M.Ed menyampaikan ada beberapa hal krusial dalam pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 yang harus diantipasi panitia muktamar.

Beberapa hal itu adalah hal-hal teknis terkait penyambutan penggembira muktamar yang diperkirakan berjumlah 3 juta orang dari seluruh Indonesia serta teknis pembukaan muktamar di Stadion Manahan. Hal ini disampaikan Abdul Mu’ti usai mengikuti Rakornis persiapan pelaksanaan World Peace Forum (WPF) dan Muktamar Muhammadiyah di Ruang Seminar BPH UMS di lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis sore (22/9/22).

“Yang pertama memang yang sifatnya teknis menyangkut penyambutan penggembira karena kan diperkirakan ada 3 juta ya yang hadir di Solo ini. Itu akan menimbulkan kemacetan tidak hanya di Kota Solo tapi di sekitar Kota Solo Seperti Klaten, Karanganyar Sukoharjo pasti macet,” terangnya.

Berikutnya adalah menyangkut hal-hal teknis pada Pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 yang akan digelar di Stadion Manahan pada Sabtu pagi, 19 September 2022.

Abdul Mu'ti :  “Hal-Hal Krusial Yang Harus Diantisipasi Panitia Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48” CirebonMU
Rakornis persiapan pelaksanaan World Peace Forum (WPF) dan Muktamar Muhammadiyah di Ruang Seminar BPH UMS di lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Kamis sore (22/9/22).

Mengenai hal ini, Abdul Mu’ti mengatakan, panitia muktamar harus dapat memastikan tamu yang masuk ke Stadion Manahan adalah mereka yang mendapatkan undangan dan sudah memenuhi kriteria teknis yang ditentukan mengingat dalam pelaksanaan pembukaan muktamar yang akan dihadiri Preiden RI.

“Karena ada informasi kalau mengundang Presiden harus ada aprroval dari Korem itu sangat menyita waktu, bagaimana 20.000 itu, semua dapat stempel itu tidak sederhana, mengatur tempat duduk dimana,  jadi pekerjaan yang sangat berat. Itu jadi bagian sangat menentukan,” ungkapnya.

Abdul Mu’ti menyampaikan sebuah  ungkapan, pembukaan yang sukses adalah separoh keberhasilan.

“Kalau dibalik, Pembukaan yang gagal adalah separoh dari kegagalan ini jangan sampai terjadi. Sehingga rapat memutuskan ada up date terus menerus tanpa harus rapat resmi untuk bagaimana agar peserta dan penggembira semua dapat masuk stadion, tentu saja yang dapat undangan,” pungkasnya. (yayan/rilis)

Sumber : Media Center Panitia Muktamar 48

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini