Desak DK PBB Tengahi Konflik Israel Vs Palestina, Muhammadiyah Ingatkan Konflik Ini Jangan Jadi Media Aneksasi

0
118

CIREBON, CM – Muhammadiyah sagat prihatin dengan konflik bersenjata antara Israel melawan Hamas yang mengorbankan banyak warga sipil tak berdosa di Gaza, Palestina.

Duka cita mendalam diungkapkan Muhammadiyah terhadap ribuan warga sipil yang menjadi korban akibat konflik bersenjata Israel dan Hamas yang sampai Rabu, 11 Oktober 2023, terus berkecamuk.

Muhammadiyah mendesak Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB) segera menengahi konflik dan memulai perundingan damai.

Selain itu, Muhammadiyah juga menyerukan kepada Israel tidak menjadikan konflik bersenjata ini sabagai upaya atau media untuk aneksasi (pencaplokan wilayah) Gaza, Palestina.

Melalui  pernyataan sikap Nomor:006/PER/1.0/1/2023 tentang Perang Israel – Palestina, Muhammadiyah mengungkapkan keprihatinan atas konflik bersenjata Israel -Hamas, Palestina yang menjadikan warga sipil tak berdosa sebagai korban.

Berikut lima butir pernyataan sikap Pengurus Pusat Muhammadiyah atas konflik bersenjata dan kekerasan antara israel dengan Hamas, Palestina.

1.Mendesak kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) segera mengambil langkah-langkah politik dan diplomatik dengan melibatkan pihak-pihak terkait, khususnya Israel-Palestina untuk menghentikan perang, melakukan gencatan senjata, dan melakukan perundingan damai.

2.Menyerukan agar Israel tidak memanfaatkan perang untuk terus melakukan aneksasi (pencaplokan wilayah) dan agresi terhadap wilayah dan bangsa Palestina demi tegaknya perdamaian di kawasan yang penuh gejolak ini.

Semua pihak ikut serta menyelesaikan akar masalah dan menaati serta mengimplementasikan Resolusi Dewan Keamanan PBB sebagai solusi konflik Israel-Palestina.

3.Meminta kepada pemerintah Indonesia untuk lebih proaktif dan memperkuat langkah-langkah maju yang telah dilakukan selama ini dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan jalur-jalur lainnya.

4.Mengimbau kepada semua pihak di tanah air untuk menyikapi perang Israel-Palestina dengan rasional dan arif serta tidak terprovokasi oleh berbagai informasi provokatif, hoaks, dan menyesatkan yang disampaikan oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan perang Israel-Palestina untuk kepentingan politik tertentu yang berpotensi menimbulkan masalah di dalam negeri.

5.Menyerukan kepada umat Islam untuk memanjatkan doa dan shalat ghaib bagi kaum muslimin yang menjadi korban perang serta memohon kepada Allah agar perang segera berakhir dan masyarakat dunia hidup damai dan sejahtera.

Muhammadiyah tetap pada sikap mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaan, bersiap mengirimkan bantuan dan relawan kemanusiaan,.

Muhammadiyah juga akan aktif berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak yang dapat dipercaya untuk membantu masyarakat sipil Palestina yang menjadi korban perang terutama anak-anak dan perempuan. (CM00)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini