Bahas Pembukaan Muktamar 48, Panitia Rapat Renpam Dengan Instansi Terkait

4
51
Rapat rencana pengamanan (renpam) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Senin (7/11/2022). foto : TIm Media Muktamar 48

CIREBONMU.COM, SURAKARTA – Panitia Penerima Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Tim Asistensi Panitia Pusat dengan instansi vertikal serta TNI/Polri dari 4 kabupaten/kota di Soloraya pada Senin (7/11/2022) mengadakan rapat rencana pengamanan (renpam) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Salah satu pembahasan yang muncul saat renpam adalah mengenai penutupan Jl. Adi Sucipto Solo saat Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah belum pasti dilakukan. Namun, apabila eskalasi penggembira yang berusaha masuk mendekat ke lokasi pembukaan Muktamar tak terbendung maka opsi penutupan salah satu jalan utama yang melewati 4 kabupaten/kota di Soloraya tersebut bakal diambil.

Instansi yang terlibat dalam rapat itu adalah Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, dan Wonogiri. Lalu Satpol PP Kota Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali. Hadir pula wakil dari Polresta dan Kodim Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, dan Boyolali. Selain itu, hadir wakil dari Korem 074/Warastratama Surakarta dan Lanud Adi Soemarmo.

Baca Juga : Penggembira Gowes to Muktamar Palangka Raya – Solo Dilepas PW Muhammadiyah Kalteng

Belum adanya keputusan untuk menutup jalan Adi Sucipto tersebut salah satunya disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Yulianto.

“Pada Sabtu pagi (saat pembukaan Muktamar) tidak ada penutupan jalan. Namun jika ada eskalasi (massa) yang meningkat  dan perlu ditutup maka bisa ditutup. Sampai saat ini penutupan jalan Adi Sucipto tidak ada,” terang Yulianto.

Mantan Kanit 7 Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jateng tersebut menyampaikan, penutupan Jl. Adi Sucipto akan dilakukan dengan koordinasi 4 daerah sekaligus yaitu Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Surakarta. Dan Jalan raya Adi Sucipto akan menjadi jalur kedatangan VVIP dan VIP.

Sementara itu untuk pelaksanaan Car Free Day Colomadu pada hari Minggu pagi tanggal 20 November 2022 juga belum ada konfirmasi apakah akan diliburkan dulu atau tetap berjalan.

“Kami masih menunggu keputusan dari Pemkab Karanganyar mengenai gelaran Car Free Day Colomadu yang jalurnya melewati lokasi muktamar,” kata Yulianto.

Baca Juga : Risalah Perempuan Berkemajuan, Pandangan Ideologis Persyarikatan Untuk Kehidupan Perempuan yang Lebih Baik

Terkait hal itu, Herman Dody dari Tim Asistensi Panitia Pusat,  menyampaikan Jl. Garuda Mas yang tembus ke Jl. Adi Sucipto akan menjadi akses masuk menuju Gedung Edutorium. Jl. Garuda Mas akan dijadikan satu jalur saja dari biasanya 2 jalur, pada saat pelaksanaan muktamar.

“Karena Jl. Garuda Mas ini maka perlu koordinasi untuk pengaturannya. Selain itu Jl. Garuda Mas ini akan dilewati 100 kendaraan yang akan membawa peserta muktamar,” ujarnya.

Bahas Pembukaan Muktamar 48, Panitia Rapat Renpam Dengan Instansi Terkait CirebonMU
Jl. Adisucipto jalan penghubung utama yang melintasi 4 kabupaten/kota. foto : TIm Media Muktamar 48

Pada rapat tersebut, Herman Dody juga menyampaikan permintaan dukungan voorijder dari pihak kepolisian untuk mengantar peserta masuk ke lokasi pembukaan muktamar.

Sementara itu Kabagops Polresta Surakarta, Kompol Sutoyo, dalam kesempatan rapat tersebut menyampaikan sejumlah hal. Termasuk permintaan agar bus- bus yang membawa penggembira agar dapat parkir di perbatasan Kota Surakarta dengan kabupaten di sekitarnya. Permintaan itu didukung Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Ari Wibowo.

Baca Juga : Sidang Pleno 1 Muktamar 48 Berjalan Teduh, Haedar Optimis Muhammadiyah Semakin Berkemajuan

“Mengingat wilayah Kota Solo ini kecil, hanya 100 kilometer persegi sana. Kalau nanti ada 10.000 bus masuk wilayah Solo butuh 120 kilometer untuk tempat parkir, ” katanya.

Terkait rencana panitia untuk meminjam jalan Slamet Riyadi untuk digunakan sebagai area yang mendukung keperluan pembukaan, hal itu dapat dilakukan namun diharapkan tidak seharian.

“Karena Jalan Slamet Riyadi juga merupakan wilayah bisnis sehingga kalau sampai seharian bisa saja ada komplain dari pelaku usaha di sana,” lanjutnya.

Terkait penyediaan tempat parkir bagi penggembira muktamar ini, Dinas Perhubungan Sukoharjo menyiapkan kawasan Solobaru, Grogol, Sukoharjo sebagai tempat parkir bus.

“Di The Park Mall bisa untuk parkir 150 bus. Kolam renang Pandawa 50 bus, di sekitar Fave Hotel ada 150 bus dan Jalan Ir. Soekarno bisa untuk 40 bus,” terang Kepala Dinas Perhubungan Sukoharjo, Toni Sri Buntoro.

Baca Juga : Songsong Muktamar 48, Muhammadiyah Gamping Gelar Expo

Lokasi lain di Sukoharjo yang. dapat digunakan sebagai tempat parkir adalah terminal lama dan terminal baru Sukoharjo yang berada di Kartasura.

Sementara itu pihak Polres Boyolali meminta ada pengaturan parkir yang memadai di luar Asrama Haji Donohudan dari panitia bagian transportasi mengingat di tempat tersebut tidak cukup memadai untuk dijadikan tempat parkir bagi banyak bus. Polres Boyolali juga meminta panitia untuk dapat mengatur waktu penjemputan penggembira yang transit atau menginap penggembira di beberapa lokasi yang telah dipersiapkan.

Bahas Pembukaan Muktamar 48, Panitia Rapat Renpam Dengan Instansi Terkait CirebonMU
Foto : Tim Media Muktamar 48

“Agar kami dapat  menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas,” kata Kabagops Polres Boyolali, Kompol Budiarto.

Sementara itu, terkait armada untuk penjemputan penggembira dari lokasi parkir bus, semua pihak yang mengikuti rapat sependapat agar tidak menggunakan kereta kelinci.

Sementara itu pihak Korem 074/Warastratama Surakarta dan Lanud Adi Soemarmo sama-sama menyampaikan hingga saat ini belum ada informasi mengenai kedatangan Presiden Joko Widodo untuk membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo.

Baca Juga : Relawan Muhammadiyah Banjarnegara Bantu Warga Terdampak Longsor

“Apakah pada tanggal 18 malam atau 19 pagi , sampai saat ini belum ada informasi yang masuk ke kami,” kata Mayor (Inf) Ronaldo Konstantin, Kasiops Rem/074 Warastratama.

Ronaldo Konstantin menyampaikan, pada tanggal 16 November akan dilakukan rakor rencana pengamanan pembukaan di Korem 074/Warastratama Sukoharjo untuk membahas rencana pengamanan yang dibahas hari ini. Setelah rakor nanti, dilakukan gladi pengamanan untuk lokasi- lokasi yang telah di bahas dalam rapat hari ini. (yan/rilis)

Sumber : Media Center Panitia Muktamar 48

www.cirebonmu.com

Berita Terkait :

Jajaran Sapamu Matangkan Renpam Muktamar Muhammadiyah Ke-48 Selama 2 Hari di Gunungkidul

Kantong Parkir Dibahas Serius Saat Rakornis Panitia Muktamar Muhammadiyah Ke-48 Dengan Pemkot Surakarta

SapaMu Didorong Membuat Manajemen Pengamanan yang Baik Saat Mukatamar Muhammadiyah ke-48

Polisi terjunkan 2500 personel amankan pembukaan Muktamar 48

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini