Karya Inovasi Teknologi Kampus dan Sekolah Muhammadiyah siap dipamerkan di Ajang MITE

1
45

SURAKARTA, CM – Salah satu kegiatan pendukung Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 adalah Muhammadiyah Innovation Technology Expo (MITE) digelar bersamaan dengan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 pada hari Kamis – Senin, tanggal 17-21 November 2022 di obyek wisata sejarah De Colomadoe Karanganyar.

Muhammadiyah Innovation Technology Expo (MITE) menggunakan bagian dalam pabrik Colomadoe (indoor) dan untuk Muhammadiyah Fair diselenggarakan secara outdoor berlokasi di parkir timur De Tjolomadoe.

Anggota Tim Asistensi Penunjang Muktamar ke 48 Bidang Muktamar Fair dan MITE, Budi Nugroho memberikan keterangannya bahwa Muktamar Fair dan Muhammadiyah Innovation Technology Expo merupakan kegiatan pertama yang dilakukan dalam pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah.

“Muhammadiyah Innovation Technology Expo jadi ajang memamerkan hasil produk inovasi teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah juga SMA/SMK Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Selain dari PTM, PTS dan SMA dan SMK Muhammadiyah, MITE akan diikuti pihak swasta, pemerintah pusat, juga pihak sponsor.

“Gelaran MITE lebih kepada ekspose pada 1 abad pertama Muhammadiyah yang sudah punya karya inovasi teknologi yang bermanfaat bagi bangsa dan umat di banyak bidang mulai dari kesehatan, pendidikan, pertanian, industri. Inilah kontribusi konkrit Muhammadiyah untuk negeri ini  yang bisa ditonton sebanyak mungkin orang,” lanjutnya.

Pelaksanaan MITE akan digelar secara Hybrid, di dalam ruangan De Tjolomadoe akan dipamerkan 109 produk inovasi teknologi karya PTM maupun PTA, sekolah Muhammadiyah dan pihak lainnya yang bisa langsung dikunjungi penggembira dan  bagi masyarakat luas di Indonesia atau di luar negeri  dapat menyaksikan MITE ini secara virtual melalui website / aplikasi virtual expo melalui gadget.

“Kami sedang siapkan platofrm aplikasi dari virtual ekspo ini sehingga semua orang dapat menonton dari manapun berada,”  kata Budi.

Mengenai cara untuk dapat mengikuti MITE ini, Budi Nugroho menerangkan,  masing-masing PTM atau PTA atau SMA/SMK Muhammadiyah dapat mendaftarkan 5 inovasi teknologi. Kemudian tim kurasi dari PP Muhammadiyah akan melakukan kurasi terhadap karya inovasi yang didaftarkan lembaga.

“Nanti tim kurator yang sudah kami siapkan akan mereview kelayakan dari karya inovasi teknologi yang sudah didaftarkan,” terangnya.

Budi Nugroho menerangkan untuk MITE peserta akan dikenai kontribusi setelah karya inovasi teknologi yang didaftarkan lulus dari kurasi yang sudah dilakukan tim kurator.

“Untuk MITE itu berbayar dan Hasil kurasi  Kita akan bikin  Berita Acara. Pada saat akan technical Meeting akan kita sampaikan kepada peserta apakah karya layak ikut MITE atau tidak. Peserta yang karyanya yang lulus uji akan kami ikutkan technical meeting terkait pembayaran booth dan itu untuk kepentingan pelaksanaan MITE,” lanjutnya.

Mengenai gambaran produk hasil inovasi seperti apa yang dapat didaftarkan, Budi Nugroho menyampaikan harus ada 3 unsur di dalam produk hasil inovasi teknologi dari calon peserta MITE. Pertama, memiliki unsur kebaruan. Kedua, layak jual dan ketiga aspek kebermanfaatan yang besar.

Karya Inovasi Teknologi Kampus dan Sekolah Muhammadiyah siap dipamerkan di Ajang MITE CirebonMU
Budi Nugroho, Tim Asistensi Muktamar Fair dan MITE Panitia Pusat Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48

Panitia penyelenggara MITE akan membuka 109 booth pameran dengan pembagiannya, 75 booth untuk PTM dan PTA, 14 booth untuk SMA/SMK Muhammadiyah dan 20 untuk kementerian, BUMN, swasta termasuk pihak sponsor yang akan terlibat.

Untuk mendaftar hasil karya inovasi teknologi dan kegiatan Muktamar Fair akan disiapkan sistem informasi secara online. Panitia akan menyiapkan dua website yaitu https://bazaar.muktamar48.id, untuk pendaftara Muhammadiyah Fair dan https://expo.muktamar48.id untuk Muhammadiyah Innovation Technology Expo (MITE). SIM untuk kegiatan ini disiapkan panitia mulai hari ini, rabu (31/08/22). Website pendaftaran dapat diakses mulai pada pekan depan.

“Jadi karena ini era digital maka siapapun yang ingin beli stand untuk Muktamar Fair tetap mendaftar menggunakan SIM. Ini era digital, termasuk MITE  juga menggunakan instrumen digital. Bayarnya pun via e-banking. Inilah era digital. Muhammadiyah sudah siap masuk di era digital,” tambah nya. (yayan/rilis)

Sumber : Media Center Panitia Muktamar 48

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini