Mulai tanggal 17 November, Dapur Umum Muktamar Siap Beroperasi

1
69
Rakor Dapur umum Muktamar LLHPB dan MDMC Jawa Tengah dan Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu, 28 Agustus 2022

SURAKARTA, CM – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pengurus Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah (LLHPB PWA Jawa Tengah) dan Muhammadiyah Disaster Management Center Jawa Tengah (MDMC Jawa Tengah) berperan serta dalam pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 dengan mendirikan dapur umum mandiri.

Peran serta LLHPB Jawa Tengah dan MDMC Jawa Tengah tersebut akan disokong oleh PDA jug PDM se Jawa Tengah terkait bantuan bahan makanannya.

Dapur umum Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 didirikan untuk melayani penggembira muktamar dari seluruh Indonesia.

Ketua LLHPB Jawa Tengah, Lilik Prihantini menerangkan, lokasi dapur umum muktamar ini berada di Kantor Kepala Desa Gonilan, Kartasura.

“Kita akan melayani penggembira yang benar-benar membutuhkan makan karena kami tahu penggembira ini bukan orang yang tidak punya uang tapi (dengan adanya dapur umum) penggembira dapat mengetahui bahwa Muhammadiyah dan Aisyiyah melayani tamu yang datang dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Hai ini disampaikan Lilik pada kegiatan Rakor dapur umum Muktamar LLHPB dan MDMC Jawa Tengah dan Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu  (28/08/2022), dapur umum muktamar nanti akan menghidangkan menu makanan yang standar dan lokasi dapur umum Muktamar ini berada di tengah-tengah antara tempat pelaksanaan muktamar Muhammadyah di Edutorium UMS dan GOR UMS di kampus 2.

Bahan makanan yang akan dimasak di dapur umum berasal dari PDM dan PDA di seluruh Jawa Tengah karena muktamar ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh Jawa Tengah.

“Contoh dari Rembang yang ikannya banyak nanti diarahkan mendonasikan ikan. Tawangmangu dan Temanggung daerah dingin banyak memiliki sayur maka kami menerima donasi sayur mayur. Atau Boyolali terkenal susu maka kita akan mnerima donasi susu,” terangnya.

Dapur umum muktamar akan beroperasi selama 5 hari mulai tanggal 17 hingga 21 November 2022 dengan melibatkan 50 relawan yang akan bekerja secara shift pagi dan siang.

“Kami mulai masak tanggal 17 sore. Malam tanggal 18 kita sudah menyajikan hidangan sampai tanggal 21, ” lanjutnya.

Terkait cara makan, Lilik menyampaikan akan menggunakan model prasmanan terpimpin agar tidak terjadi pengambilan makanan yang berlebihan.

Sementara itu Sekretaris Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48, Bambang Sukoco mengatakan, keberadaan dapur umum Muktamar merupakan hasil kesepakatan seluruh LLHPB dan MDMC untuk menyambut warga peryarikatan yang datang di Kota Surakarta.

“Akan ada beberapa titik dapur umum dan itu urunan in natura dari Aisyiyah berbagai daerah. Ada urunan beras, sayur, telur dengan ikhlas iuran in natura dari warga persyarikatan dengan adanya muktamar di Kota Surakarta,” ujarnya. (yayan/rilis)

Sumber : Panitia Penerima Muktamar 48

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini