Majelis Silaturahmi Muhammadiyah Kunjungi Edutorium UMS

0
35
Majelis Silaturahmi Muhammadiyah (Masiram) Kabupaten Sleman mengunjungi Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (17/9/22).

SURAKARTA, CM – Majelis Silaturahmi Muhammadiyah (Masiram) Kabupaten Sleman mengunjungi Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (17/9/22).

Masiram merupakan perkumpulan beranggotakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman.

Ketua Masiram, Sukirman, yang juga Wakil Ketua PDM Sleman dan anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, menerangkan organisasinya merupakan tempat berkumpulnya mubaligh mubalighoh Kemenag yang melakukan pertemuan 1 bulan sekali untuk menggelar kajian.

Dalam waktu 1 tahun, Masiram akan melakukan kajian di luar wilayah Sleman sebanyak 2 kali.

“Kami sepakati satu tahun dua kali mengadakah kajian di luar Sleman. Saat ini disepakati kajian di luar kebetulan bersaman dengan acara Muktamar maka kami mengunjungi Edutorium UMS sebagai tempat muktamar Muhammadiyah,” katanya.

Rombongan Masiram ditemui  Sekretaris Panitia Penerima Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48, Bambang Sukoco.

Sukirman menerangkan, pihaknya memperoleh banyak informasi mengenai penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah 48 yang akan digelar di Edutorium dan GOR UMS.

“Tadi sudah disampaIkan panitia muktamar ada tempat pembukaan muktamar di (Stadion) Manahan, ini (Gedung Edutorium) tempat muktamar Muhammadiyah, terus Muktamar Aisyiyah berada di GOR. Insya Allah panitia muktamar sudah siap menerima muktamirin yang akan bermuktamar,” lanjutnya.

Mengenai keberadaan gedung Edutorium UMS, Sukirman mengakui merupakan gedung yang luar biasa besar.

Rombongan Masiram yang mengunjungi Edutorium KH Ahmad Dahlan berjumlah 52 orang datang menggunakan 1 bus ukuran besar.

Karena merupakan kelompok kajian, anggota Masiram bergantian melakukan ceramat agama saat berada didalam bus menuju Edutorium UMS.

Selain itu juga bernyanyi bersama-sama lagu-lagu Islami mulai darI Mars Muhammadiyah, lagu tema Muktamar, dll.

“Kita giliran memberikan penyuluhan agama. Yang penting saling bertemu, menguatkan pemahaman bermuhammadiyah,”  pungkasnya. (yayan/rilis)

Sumber : Media Center Panitia Muktamar 48

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini