Pimpinan Cabang Aisyiyah Se-PDA Kab. Cirebon Dikukuhkan

1
784

CIREBONMU, Cirebon – Sembilan dari 15 Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) periode 2022-2027 se-Kabupaten Cirebon dikukuhkan serentak, dalam kegiatan yang digelar di aula Sekolah Tinggi Kesehatan (STiKes) Ahmad Dahlan Cirebon, Ahad 3 Desember 2023.

PCA yang dikukuhkan di antaranya, PCA Sumber, PCA Tengahtani, PCA Talun, PCA Kedawung, PCA Klangenan, PCA Losari, PCA Ciledug, PCA Pabuaran dan PCA Karangsembung.

Pengukuhan dilakukan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Cirebon, Aisah, SH dan disaksikan jajaran PDA dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon serta pengurus PCA periode 2022-2027.

Dalam amanatnya, Ketua PDA Kabupaten Cirebon, Aisah, SH menyebut, selaku wadah berhimpun organisasi perempuan Muhammadiyah, Aisyiyah mengemban tugas dakwah amar makruf nahyi munkar yang harus menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan.

Pimpinan Cabang Aisyiyah Se-PDA Kab. Cirebon Dikukuhkan CirebonMU
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Cirebon, Aisah, SH.

Dalam tugas kebangsaan, lanjut Aisah, Aisyiyah wajib membantu pemerintah dalam persoalan keumatan seperti menuntaskan stunting yang angkanya masih cukup tinggi di Kabupaten Cirebon.

“Aisyiyah memiliki rekam jejak sejarah dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan stunting, salah satunya dengan mendirikan rumah gizi. Kedepan persoalan stunting masih menjadi salah satu concern Aisyiyah khususnya dalam mengedukasi masyarakat agar negara Indonesia bebas stunting,” kata Aisah.

“Selain persoalan stunting, Aisyiyah juga terlibat aktif dalam menekan kasus kekerasan perempuan dan anak yang angkanya masih cukup tinggi di Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Pimpinan Cabang Aisyiyah Se-PDA Kab. Cirebon Dikukuhkan CirebonMU
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, Novan Hadiyanto, MM.

Aisah juga menyinggung soal sejumlah pekerjaan rumah (PR) di internal Aisyiyah yang membutuhkan perhatian, salah satunya terkait tugas penyelenggaraan pendididikan taman kanak-kanak (TK) yang menjadi kewenangan Aisyiyah.

“Terlibat aktif dalam menuntaskan persoalan stunting, kekerasan perempuan dan anak, tidak serta merta boleh melupakan tugas dan kewenangan yang diberikan persyarikatan Muhammadiyah kepada Aisiyah untuk mengurus TK ABA, TPQ, serta Kelompok Belajar. Keberlangsungan TK ABA dan lainnya harus tetap menjadi salah satu tugas yang harus disukseskan Aisyiyah,” tegas Aisah.

Aisah juga berpesan agar dalam menyikapi tahun politik, aktivis Aisyiyah tetap menomorsatukan ukhuwah dan tidak mudah terpecah belah.

“Beda pilihan politik baik partai, pilihan presiden, gubernur, bupati, anggota DPR, merupakan hal yang harus diterima dengan terbuka. Tetap jaga kekompakan dan ukhuwah, demi kebesaran Aisyiyah dan kemajuan Muhammadiyah,” pungkasnya.

Kegiatan itu, ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, Novan Hadiyanto, MM. (Goes)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini