Sempat Panik Karena Gempa, Peserta Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Lanjutkan Sidang

3
71
foto : TIm Media/BMKG

Bandung, CM (3/12) — Gempa yang terjadi pada Sabtu (3/12) di Garut sempat membuat panik peserta muktamar ke 14 Nasyiatul Aisyiyah. Peserta muktamar yang baru saja tiba dari acara pembukaan di Gedung Budaya Soreang berhamburan keluar kamar menuju ke luar hotel. Tanpa menggunakan eskalator menuruni tangga.

Baca Juga : Menteri Agama Tawarkan Kerjasama Dengan Nasyiatul Aisyiyah

Iyep Dede, Ketua MDMC PW Muhammadiyah Jawa Barat telah memberikan pengarahan saat dilanda gempa di dalam gedung pada pembukaan Tanwir, Jumat (2/12). Menurut Iyep, gempa yang sore ini terjadi dirasakan oleh sebagian peserta yang berada di lantai atas hotel. Sementara yang berada di lantai dasar tidak merasakannya.

Sempat Panik Karena Gempa, Peserta Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Lanjutkan Sidang CirebonMU
Iyep Dede, Ketua MDMC PW Muhammadiyah Jawa Barat. (foto: Tim Media)

Iyep menghimbau kepada para peserta untuk jangan panik saat terjadi gempa. Iyep menambahkan untuk menghindari dinding tembok dan kaca, Amankan diri dengan tangan di atas kepala dan berjalan agak menunduk, hindari penggunaan elevator dan mencari jalan evakuasi.

“Yang paling penting mengikuti perintah tim tanggap darurat yang mengarahkan peserta ke zona evakuasi di luar gedung selama 30 menit.” Tambah dosen Unisa Bandung ini pula.

Baca Juga : Haedar, Semangat Kepemimpinan Harus Menghadirkan Nilai-Nilai Islam

Menurut Iyep, setelah berdiskusi dengan pihak kepolisian dan kondisi dinyatakan  kondusif dan aman, peserta diperbolehkan kembali masuk ke kamar masing-masing.

Saat ini peserta Muktamar telah kembali mengikuti rangakaian kegiatan muktamar. Kegiatan utama muktamar berupa pemilihan formatur akan dilaksanakan sesuai jadwal pada Sabtu (3/12) pukul 20.00. (yan)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini